
Institute for Supply Management (ISM) dijadwalkan merilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa untuk bulan Oktober pada hari Rabu. Laporan tersebut, yang merupakan ukuran kinerja bisnis yang tepercaya dan secara luas dianggap sebagai indikator utama aktivitas ekonomi, diperkirakan akan mencerminkan ekspansi yang moderat di sektor jasa.
Karena penundaan dan pembatalan rilis data makroekonomi utama akibat penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung, laporan PMI Jasa ISM dapat secara signifikan memengaruhi valuasi Dolar AS (USD) dalam waktu dekat.
Apa yang diharapkan dari laporan PMI Jasa ISM?
Pasar memperkirakan publikasi ini akan menunjukkan ekspansi moderat dalam aktivitas bisnis sektor jasa, dengan angka utama PMI Jasa ISM naik tipis menjadi 50,7 di bulan Oktober dari 50 di bulan September.
Meninjau laporan tersebut, analis TD Securities mengatakan, "Kami memperkirakan survei ISM akan bergerak naik di bulan Oktober, setelah hasil yang sebagian besar mengecewakan di musim panas." "Indeks jasa ISM diperkirakan akan sedikit mengurangi penurunan 2 poin di bulan September. Pandangan responden dan komponen ketenagakerjaan ISM akan menjadi perhatian," tambah mereka.
Pada bulan September, Indeks Ketenagakerjaan berada di angka 47,2 dan tetap di bawah 50 selama empat bulan berturut-turut, mencerminkan penurunan yang stabil dalam daftar gaji di sektor jasa. Setelah pertemuan kebijakan bulan Oktober, Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengakui bahwa penciptaan lapangan kerja rendah tetapi menambahkan bahwa mereka tidak melihat pelemahan di pasar tenaga kerja semakin cepat. Mengenai prospek suku bunga, Powell mengatakan bahwa penurunan suku bunga lagi pada bulan Desember "jauh dari pasti."
Sementara itu, komponen inflasi dari survei PMI, Indeks Harga yang Dibayar, tetap di atas 69 selama tiga bulan berturut-turut, mencerminkan inflasi input yang kuat untuk sektor ini.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan probabilitas sekitar 67% dari penurunan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada bulan Desember.(alg)
Sumber:FXstreet
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...